Ar13s’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

May 9, 2008

Filed under: Uncategorized — A2-6133 @ 1:20 pm

Enterobacter sakazakii kadang-kadang ditemukan dalam susu formula bubuk dalam kadar yang rendah. E. sakazakii tidak dapat tumbuh dalam media standar yang biasanya untuk tumbuh Enterobacteriaceae dan coliform bacteria. Ada 3 media yang digunakan untuk mengisolasi E. sakazakii yaitu Enterobacteriaceae enrichment broth (EE), E. sakazakii selective broth (ESSB) dan modified lauryl sulfate broth (mLST). Selain media ini, ada satu media yang sangat memungkinkan bagi E. sakazakii untuk berkembang optimal. Media yang dimaksud adalah E. sakazakii enrichment broth (ESE).

Dari penelitian, 100% E. sakazakii tumbuh pada medium ESE , sedangkan pada medium lain ( EE, ESSB, mLST) 2-6% tidak tumbuh dan berkembang. Bakteri ini diproses oleh aktivitas α-glucosidase, nomor seleksi dan chromogenic agar dan di isolasi berdasarkan enzim yang dikembangkan. Dalam Tryptone Soya Agar (TSA) yang diletakkan pada suhu 25oC, sekitar 2% bakteri sakazakii yang tidak membentuk pigmen warna kuning. ESE diformulasikan untuk mendukung perkembangan E. sakazakii. Sebagian besar E. sakazakii tidak mengandung α-glucosidase-positif tetapi mengandung α-glucosidase-negatif sehingga dapat dibedakan dalam chromogenic agar. E. sakazakii berkembang seluruhnya dalam ESE pada suhu 37oC tapi 2-4% strains E. sakazakii tidak terdeteksi dalam EE. Semua strains membentuk koloni yang berwarna merah dalam violete red bile glucose agar (VRBGA) dan violete red bile lactose agar (VRBGL). Pada suhu 37o C dan 44o C, 99% dari E. sakazakii tumbuh dalam Druggan-Forsythe-Iversen (DFI) dan hanya 96% yang tumbuh dalam E. sakazakii Isolation Agar (ESIA).

Ari Wijayanti

B1J006133

http://ar13s.wordpress.com/

Arii_w@yahoo.co.id

Comparison of Media for the Isolation of Enterobacter sakazakii